Translate

Rabu, 02 November 2016

Aku yang Selalu Rindu

Kawan, bolehkah aku jujur padamu, pada kalian?
Sejujurnya aku sangat merindukan "kita".
Kita yang dulu, aku yang begitu, kalian yang begitu.
Begitu? Iya begitu. Semangat yang berkobar-kobar.
Kawan, ingatkah kalian saat awal memasuki perkuliahan? Canggung, bahagia, semangat, rasa penasaran yang sangat tinggi, jail, tak kenal ampun. Dimanakah itu semua saat ini?
Aku rindu, sangat rindu.
Ketika kita mendapat materi, dua hingga tiga lembar kertas loose leaf penuh dengan alphabet berjajar rapi.
Ketika satu kelompok unjuk materi di depan kursi-kursi rapi milik kita, kita sangat antusias memperhatikan. Pasang kuping, bolpoin menatap buku catatan.
Dua kuping terpasang, pandangan kedepan, tangan beraksi menulis detail.
Usai itu, belasan tangan kalian terangkat dengan semangat, kepala kalian penuh dengan tanda tanya, mata kalian menyala-nyala. Bukan hanya kalian yang begitu, aku terutama.
Aku rindu semua itu.
Kawan, masih ingatkah, ketika bapak-ibu dosen selesai memaparkan materi, kalian sibuk dengan bolpoin, belasan lain sibuk berebut waktu bertanya (?) Aku sangat mengingatnya. Aku merindukan kala itu, dimana ketika aku mengajukan tanyaku, kalian sibuk berfikir, lalu menanggapi pertanyaanku, saling beradu, usai itu kita tertawa bersama, karena kita telah mengetahui isi kepala kita masing-masing.
Kawan, dulu kita bersumpah masuk bersama keluar pun bersama, betapa polosnya diri kita saat itu. Tahukah kalian, saat ini aku tertawa dalam kesendirian setiap aku mengingat tentang itu.
Kawan, kita baru setengah perjalanan, kemanakah itu semua? Ini baru setengah.
Yang kurasa dan kulihat dulu kini tak lagi sama, jelas teramat berbeda. Kalian tahu apa perbedaan kita?
Aku ingin kesini, kau kesitu, dia kesana, kita sangat berbeda. Ku akui perbedaan memang indah.
Sangat indah jika tanpa rasa benci dan rasa ingin menjatuhkan.
Sangat indah jika tanpa permusuhan dan rasa ingin menjadi pemenang.
Bangunlah! Apakah ini sebuah pertandingan?
Tidak.. ini persaingan. Persaingan dengan diri kita masing-masing.
Kalau kalian bertanya padaku apa yang aku inginkan, aku dengan tegas akan menjawab "TERUS MAJU. BERSAINGLAH DENGAN SEHAT. DAN SELALU RINDUKAN KITA YANG DULU."
Aku tak mengajak ataupun meminta kalian kembali seperti dulu atau bahkan menjadi yang dulu, aku hanya ingin kalian merasa "Rindu".
Ini tulus, dari aku, yang selalu rindu. (NC)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar